Tips Menjadikan Rumah Selalu Rapi Dan Bersih

Tips Menjadikan Rumah Selalu Rapi
Tips Menjadikan Rumah Selalu Rapi
Tips Menjadikan Rumah Selalu Rapi

Rumah Rapi – Aktivitas bersih-bersih kerap kali menjadi kegiatan yang dihindari oleh sebagian orang. Selain melelahkan, kebanyakan orang memang sulit meluangkan waktu di sela sela kesibukan sehari-hari. Namun, suka tidak suka, kebersihan rumah memang kerap dikaitkan dengan kepribadian pemiliknya.

Jika tidak ingin mendapat image pemalas atau jorok dari teman atau keluarga yang berkunjung ke rumah, ada baiknya jika Anda menjaga penampilan rumah agar selalu rapi. Dan lima tips cerdik berikut ini dapat membantu rumah Anda agar enak dipandang tanpa harus membersihkannya setiap hari.

1. Ambil foto

Jika Anda adalah tipe orang yang mudah lupa ketika menyimpan barang atau melakukan kegiatan sehari-hari, maka ada baiknya jika Anda menerapkan metode pengingat yang praktis. Cara paling cepat ialah dengan menyimpan hal yang ingin diingat melalui kamera ponsel pintar.

Tidak perlu khawatir memori penuh, karena Anda bisa memanfaatkan sinkronisasi memori cloud yang kapasitasnya cukup besar. Buat satu folder khusus untuk menyimpan apapun yang ingin Anda ingat.

Foto segala hal yang diperlukan, mulai dari rak berantakan yang perlu dirapikan, daftar belanja bulanan, sampai dengan resep obat yang harus ditebus. Dengan demikian Anda tak perlu lagi menyimpan tumpukan kertas atau buku catatan yang bertumpuk di dalam rumah.

2. Manfaatkan laci dan keranjang

Bila Anda adalah tipe orang yang senang menunda pekerjaan, maka keranjang dan laci bisa menjadi penyelamat agar rumah tetap nampak bersih dan rapi. Jadi ketika Anda pulang kerja dan tidak ada waktu untuk membereskan rumah, tinggal melempar benda yang membuat berantakan (kecuali sampah) ke dalamnya.

Letakkan tempat penyimpanan di pojok ruangan agar tidak mencolok. Jika perlu pilih tempat penyimpanan dengan desain yang menarik. Dan ketika Anda punya waktu senggang untuk merapikan tumpukan barang tersebut, segera tata di tempat yang semestinya.

3. Gantung dengan pengait

Pengait atau gantungan adalah salah satu benda yang sangat bermanfaat yang bisa membuat rumah Anda nampak rapi dalam sekejap. Mulai dari tas, jaket, dan topi bisa Anda gantung dan tata dengan rapi di sebuat pengait.

Jika ditata dengan rapi, mereka bahkan bisa menambah nilai estetika pada rumah Anda. Ada dua jenis pengait yang bisa Anda manfaatkan, yaitu pengait yang menempel pada dinding dan pengait yang berdiri sendiri.

Keduanya bisa disesuaikan dengan desain dan luas area rumah Anda. Sekali lagi, jangan jadikan pengait sebagai tempat penyimpanan utama. Jika ada waktu luang kembali simpan benda tersebut di tempatnya.

4. Lebih banyak tempat sampah

Salah satu alasan mengapa rumah, khususnya di area ruang tamu dan ruang televisi kerap berantakan adalah karena si penghuni rumah malas beranjak dan memungut kotoran ke tempat sampah.

Nah, dengan menambah jumlah tempat sampah, setidaknya di setiap ruangan, Anda bisa menjaga ruangan lebih bersih dan rapi tanpa harus beranjak dari tempat duduk.

5. Minimalkan area horizontal

Menambah jumlah perabot berbentuk horizontal berpotensi membuat rumah nampak berantakan. Coba trik penataan barang di rumah bergaya minimalis, karena umumnya perabot dan benda vertikal yang akan mendominasi dekorasi ruangan.

Untuk itu, berinvestasilah pada laci dan lemari vertikal yang bisa memuat banyak barang untuk disimpan.

Tips Menghubungkan Indoor dan Outdoor Rumah

Cara Menghubungkan Indoor dan Outdoor Rumah
Cara Menghubungkan Indoor dan Outdoor Rumah
Cara Menghubungkan Indoor dan Outdoor Rumah

Interior Rumah – Menciptakan aliran yang ‘lembut’. Pintu berporos (pivot door) dapat menjadi pintu masuk yang ‘keren’, ditambah lagi dengan tidak adanya perbedaan ketinggian lantai yang mencolok antara indoor dan outdoor. Komposisi ini semakin mempererat hubungan keduanya.

Bahan kaca dipakai pada pintu masuk utama dan kanopi pada outdoor. Pintu gerbang dan taman kecil sebagai bagian outdoor dihubungkan dengan teras yang semi-indoor dengan jalan setapak dari blok beton.

Tambahkan jendela sudut. Jangan terpaku pada pemikiran bahwa ruang harus dibatasi oleh dinding batu. Bagian pojok ruang antara dua dinding bisa dihubungkan dengan jendela sudut. Pemandangan outdoor yang disajikan dari jendela sudut ini akan menjadi pusat perhatian untuk ruang indoor.

Buatlah akses masuk dari taman. Jalan setapak dan tangga bisa dibuat dari batu alam yang menghubungkan taman dan kolam dengan ruang keluarga dan ruang tamu. Ruang tidak perlu selalu dibatasi dinding masif. Tirai bambu (kerei) juga bisa menjadi pembatas yang sekaligus menghubungkan ruang dengan taman di sekitarnya.

Material dan warna lantai indoor bisa memakai material dengan warna yang sama atau pun senada dengan outdoor, untuk semakin mempererat koneksi keduanya.

Sediakan taman kecil untuk kamar mandi. Tidak perlu taman berukuran besar untuk menciptakan sensasi taman untuk ruang di dalam rumah. Di dalam kamar mandi bisa ditempatkan tanaman dalam pot kecil atau bunga potong dalam vas.

Di bagian luar bisa diletakkan tanaman atau rumpun pohon yang agak tinggi untuk tetap menjaga privasi, namun tetap memberikan pemandangan hijau yang menyejukkan. Untuk menambah privasi, bisa ditambahkan tirai pada jendela.

Buatlah kanopi untuk outdoor. Kanopi memberi perlindungan untuk bagian outdoor yang terhubung dengan indoor. Kanopi tanpa dinding masif menjadi koneksi yang baik antara indoor dan outdoor, juga memberikan kenyamanan di saat hari hujan maupun matahari sangat terik.

Berikan pemandangan untuk area aktivitas. Ruang kerja di rumah, ruang belajar, dapur, bahkan ruang gym memerlukan pemandangan untuk menambah semangat dalam beraktivitas.

Di mana pun lokasi rumah berada, pastilah ada pemandangan yang bisa dimanfaatkan untuk ‘menghidupkan’ ruang. Kalau pun tidak ada, ciptakanlah taman kecil dalam pot atau pun pada dinding.

Rancanglah ruang keluarga dengan pintu dan jendela. Manfaatkanlah sifat kaca yang tembus pandang untuk membawa keindahan outdoor ke dalam indoor.

Dinding kaca tidak hanya untuk toko-toko di pusat perbelanjaan. Rumah dengan dinding kaca akan ‘meniadakan‘ batasan antara area dalam dan area luar rumah, memberikan view yang maksimal dari keindahan ruang luar, dan membawa semangat untuk penghuni rumah.

Hilangkan dinding pembatas. Bukaan di seluruh sisi rumah mulai dari lantai sampai langit-langit dengan pintu kaca lipat akan memberikan efek positif bagi ruang di dalam rumah.

Kesegaran udara dan keceriaan dari kehangatan sinar matahari pagi, keindahan cahaya bulan, kerlap-kerlip bintang, serta gemerlap lampu di malam hari, pastilah membuat keseharian penghuni rumah menjadi berkesan.

Harmonisasikan elemen indoor dan outdoor. Manfaatkan semua elemen arsitektural mulai dari garis, material, warna, serta pencahayaan untuk mempererat hubungan antara indoor dan outdoor.

Rancanglah kesan ruang di dalam rumah yang tidak terbatas oleh dinding. Ciptakanlah hubungan dengan outdoor untuk mendapatkan kelegaan dan kenyamanan untuk setiap ruang di dalam rumah.