Tips Ruang Keluarga Yang Sempit

Tips Menata Ruang Keluarga Rumah
Tips Menata Ruang Keluarga Rumah
Tips Menata Ruang Keluarga Rumah

Ruang Keluarga – di masa lalu, rumah yang nyaman identik dengan rumah besar dan halaman luas. Suatu hal yang kini jarang dijumpai karena populasi manusia terus bertambah dan lahan semakin terbatas. Tinggal di rumah sempit atau apartemen jadi pilihan banyak keluarga masa kini. Meski demikian, tidak berarti kita tak bisa hidup nyaman di rumah sempit.

Dengan pengaturan seksama, rumah sempit pun bisa jadi tempat tinggal menyenangkan buat semua. Ruang keluarga yang tak seberapa luas pun bisa jadi ruang berkumpul dan beristirahat yang menenangkan jiwa raga. Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menata ruang keluarga Anda.

1. Minim perabotan

Hanya letakkan perabotan penting dalam ruangan yang sempit. Pilih meja berdesain ramping dan bahan ringan, bentuknya tidak perlu terlalu besar. Usahakan tetap ada ruang tersisa saat meja diletakkan di antara sofa dan kursi lainnya. Tempatkan televisi di dinding, agar meja televisi tidak diperlukan.

Ruang keluarga sempit dengan banyak pernak-pernik tetap bisa tampak luas jika ditampilkan dalam warna senada. Sesuaikan warna sofa dengan warna dinding, sarung bantal kursi dan motif karpet.

2. Aktivitas di ruang keluarga

Apakah saja kegiatan yang bisa dilakukan anggota keluarga di ruangan ini? Apakah hanya menonton televisi, atau duduk-duduk dan mengobrol tanpa televisi? Setelah merencanakan ini kita akan punya gambaran perabot atau furnitur apa saja yang bisa diletakkan di ruang keluarga.

3. Cat ruangan warna terang

Warna putih, biru, kuning dan warna cerah lainnya menimbulkan efek luas pada sebuah ruangan. Cocok diterapkan untuk dinding ruang sempit, bahkan rumah secara keseluruhan. Namun, warna cerah juga menimbulkan kesan dinamis, sehingga seseorang yang berada di dalamnya kurang bisa mengistirahatkan pikiran. Tambahkan beberapa warna gelap sebagai penyeimbang. Pada gambar ini, hal itu diterapkan dengan penggunaan tirai warna abu-abu.

4. Sofa panjang

Keluarga yang menerapkan peraturan ketat terkait menonton televisi biasanya tidak meletakkan televisi di tiap kamar, termasuk kamar anak. Hanya ada satu televisi di rumah dan diletakkan di ruang keluarga. Sofa panjang sebaiknya dipilih, karena bisa digunakan untuk duduk bersama sambil menonton film kesayangan.

5. Sesuaikan ukuran televisi dengan ruangan

Tren televisi LED membuat banyak orang berlomba-lomba memilikinya. Kadang tidak disesuaikan dengan proporsi atau ukuran ruangan. Sering kita lihat sebuah televisi layar datar super besar terpajang dalam ruangan yang sangat sempit. Hal semacam ini tentu tidak baik untuk kesehatan, terutama kesehatan mata. Sesuaikan ukuran layar televisi dengan luas ruangan keluarga.

Sebelum memasang televisi, ketahuilah dulu jarak aman menonton televisi. Jarak ini bisa dihitung dengan menggunakan rumus : panjang diagonal layar televisi kali 5, lalu dikalikan 0,0254 ( 1 inci = 0,0254 meter). Jadi jika ukuran layar televisi Anda 20 inci, maka jarak aman untuk menontonnya adalah 2,54 meter.

6. Jendela

Jendela dapat memberikan kesan luas bagi ruang sempit. Apalagi jika jendela cukup besar dan kita bisa melihat pemandangan di luar. Aliran udara dan angin yang bertiup dari jendela juga membuat ruangan lebih sejuk dan nyaman. Cermin juga bisa dijadikan pengganti jendela karena bisa menimbulkan efek luas pada ruangan.

7. Pencahayaan

Menggunakan lampu yang memancarkan cahaya putih juga bisa membuat ruangan tampak lebih luas. Pencahayaan yang baik juga diperlukan jika jendela tidak memungkinkan untuk dipasang di ruang keluarga. Atau jika Anda dan keluarga lebih suka menghabiskan waktu bersama untuk membaca daripada menonton televisi.

Ingin Rumah Rapi, Biasakan Lakukan Ini

Ingin Rumah Rapi, Biasakan Lakukan Ini
Ingin Rumah Rapi, Biasakan Lakukan Ini
Ingin Rumah Rapi, Biasakan Lakukan Ini

Rumah Rapi – Rumah yang selalu bersih dan rapi pasti jadi dambaan setiap orang. Dari sisi psikologis pun rumah seperti ini akan membuat penghuninya bahagia. Namun, memang agak sulit untuk menjaga kerapian rumah, terutama bila Anda memiliki anak kecil dan juga hewan peliharaan.

Apalagi jika Anda memiliki kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan di rumah yang malah berkontribusi untuk membuatnya jadi semakin berantakan.

1. Selalu meletakkan pakaian di tempatnya

Jangan pernah meletakkan pakaian di sembarang tempat. Jika tidak digunakan simpan saja di lemari, dan jika sudah selesai dikenakan taruh di keranjang cucian. Ingatkan juga kepada anggota keluarga di rumah untuk melakukan hal yang sama.

Lagipula Anda tentu tidak ingin kesulitan ketika mencari pasangan kaos kaki anak yang mungkin terselip di sofa rumah kan?!

2. Singkirkan barang yang tidak digunakan

Tujuan Anda mungkin lebih sekadar untuk berjaga-jaga dengan memiliki barang-barang dalam dua set. Namun, perhatikan lagi apakah Anda benar-benar perlu menggunakan benda-benda tersebut.

Periksa lagi lemari atau gudang, dan singkirkan barang-barang yang tidak digunakan atau bahkan sudah tidak berfungsi dengan baik.

3. Rapikan setiap kertas di rumah

Hentikan kebiasaan menaruh kertas di sembarang tempat. Sediakan sebuah tempat khusus untuk menyimpan kertas-kertas tersebut. Misal, bila ada surat tagihan datang, kumpulkan di satu tempat dan bila sudah dibayarkan pindahkan kertas tersebut ke folder lain.

Hal ini juga berlaku untuk kertas lain sepeti kertas resep, kupon diskon, dan surat-surat yang sebaiknya memang harus punya tempat tersendiri.

4. Bersihkan setiap permukaan setelah digunakan

Setelah memasak, menggosok gigi, membuat roti lapis, atau bahkan menggunakan make up, selalu bersihkan permukaan meja yang digunakan setelahnya. Cara ini hanya membutuhkan waktu 5 detik untuk membuatnya selalu kelihatan bersih dan siap digunakan kembali.

Jika kotoran dibiarkan melekat lebih lama, justru akan menyulitkan pembersihan hingga ke kondisi semula.

5. Rapihkan tempat tidur setiap hari

Untuk memastikan kamar tidur agar selalu terlihat rapi, setiap pagi setelah bangun tidur segeralah merapikannnya.

Beberapa orang terbiasa menaruh barang-barang di atas tempat tidur seperti baju, buku, telepon genggam, dan barang-barang lain. Dan sebaiknya barang-barang tersebut disimpan saja sesuai tempatnya. Pastikan gunakan tempat tidur hanya untuk tidur agar kamar tidak terlihat berantakan.

6. Piring kotor sebaiknya langsung dicuci

Cuci langsung setiap piring kotor yang telah selesai digunakan, atau paling tidak simpan di dalam mesin pencuci piring jika Anda memilikinya. Tularkan juga kebiasaan ini ke anggota keluarga yang lain.

Nyalakan mesinnya di malam hari sehingga di pagi hari piring-piring tersebut sudah bersih kembali. Hal ini berlaku juga untuk peralatan memasak seperti panci dan juga penggorengan, langsung cuci bersih dan keringkan ketika sudah selesai digunakan.

7. Bersihkan debu setidaknya seminggu sekali

Jika Anda memiliki hewan peliharaan, maka sering-seringlah membersihkan bulu-bulunya yang rontok dan bertebaran. Gunakan penghisap debu jika memilikinya. Dengan begitu Anda jadi tidak perlu melakukan pembersihan besar-besaran karena sudah dibersihkan setiap minggu.