Sifat Oriental Turunan Interior

rumahawan.web.id Desain Interior bersifat oriental adalah bagian dari salah satu genre desain interior yang banyak diminati dengan sifatnya yang cenderung mengarah ke warna yang mengeluarkan brightness yang bisa memantulkan cahaya kehidupan.Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai SIfat Oriental pada Desain Interior

Kebudayaan pada masa kejayaan Kekaisaran di Istana Cina dan Jepang membawa dampak yg kuat dan menjadi akar budaya kehidupan masyarakatnya. Budaya ini terus menerus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat dalam berbagai bentuk termasuk segi arsitektural bangunan.
Konsep arsitektur bergaya oriental memiliki keragaman serta elemen-elemen yang sanngat menarik, seperti adanya ukiran-ukiran kayu pada dinding-dinding,ornamen-ornamen yang bertemakan oriental seperti guci, lukisan-lukisan maupun sentuhan warna-warna yang memperkuat kesan oriental. Ciri utama dalam interior oriental ditampilkan dengan penggunaan aspek warna merah, kuning, ukuran long life design yang berbentuk bulatan atau modifikasinya atau gambar naga. Interior bergaya oriental umumnya menggunakan warna-warna netral guna menciptakan latar belakang yang sederhana untuk menonjolkan elemen interior yang jumlahnnya sedikit di dalam ruangan.”

Baca Juga : Design Interior Jepang

Dalam buku “China Modern by Sharon Leece” di katakan bahwa konsep arsitektur bergaya oriental memiliki keragaman serta elemen-elemenyang sanngat menarik, seperti adanya ukiran-ukiran kayu pada dinding-dinding,ornamen-ornamen yang bertemakan oriental seperti guci, lukisan-lukisan maupun sentuhan warna-warna yang memperkuat kesan oriental,Ciri utama dalam interior oriental ditampilkan dengan penggunaan aspek warnamerah, kuning, ukuran long life design yang berbentuk bulatan atau modifikasinya atau gambar naga. Interior bergaya oriental umumnya menggunakan warna-warna netral guna menciptakan latar belakang yang sederhana untuk menonjolkan elemen interior yang jumlahnnya sedikit di dalam ruangan. Selain itu, warna-warna netral danalami memberikan kesan lega dan lapang pada ruangan. Material yang digunakandalam interior oriental umumnya adalah material mentah tanpa finishing yang berlebihan. Pemakaian material mentah ini dapat menghasilkan kesan tenang dan lembut dalam ruangan. Budaya oriental selalu mengutamakan keseimbangan Ying dan Yang dalam semua aspek kehidupan. Dalam interior oriental, sentuhan akhir sebuah ruangan dapat terlihat kontras dan berlawanan, hal tersebut bertujuan untuk mencapai keseimbangan yin dan yang tersebut. Beberapa material yang banyak digunakan dalam interior oriental karena teksturnya yang indah seperti kayu cedar, kayu rosewood, bambu, batu, anyaman rotan, sutera. Masing-masing bahan ini menghasilkan tekstur tersendiri yang dapat dikombinsikan untuk menciptakan harmoni ying dan yang.”

Dalam segi :

Warna: Pada konsep Oriental Warna digunakan pada dinding, furniture maupun aksesoris. Terdapat 2 jenis pemilihan warna pada konsep desain Oriental yaitu warna tenang dan natural seperti warna krem, warna coklat kayu. Dan warna mencolok dan dramatis seperti merah, orange, kuning, hijau, hitam. Warna tenang dan netral digunakan sebagai dasar atau latar belakang pada ruangan dan warna dramatis digunakan sebagai aksen disalah satu sisi dinding, pada furniture, dan aksesoris di dalam ruangan. Sehingga perpaduan warna natural dan dramatis memberikan kesan yang harmoni.
Bentuk: Konsep oriental memiliki bentuk yang memiliki karakter tersendiri terutama pada bentuk furniture dan aksesorisnya. Bentuk-bentuk khas pada desain oriental seperti bentuk naga, teratai, bentuk ornamen-ornamen etnik khas oriental, bentuk dari Dewa kepercayaan orang timur dan lengkap dengan detail tulisan oriental.
Material: Pada konsep oriental banyak menggunakan material alam seperti batu alam, kayu, bambu, logam, anyaman rotan, kain sutra dan lainnya yang memberikan kesan elegan pada interior ruangan.
Beberapa contoh ruangan yang menggunakan desain interior oriental