Rumah Petak Atau Rumah Bertingkat

rumahawan – Semakin mahalnya harga lahan untuk membangun rumah dan juga semakin padanya terbatasnya lahan di daerah perkotaan, terlebih lagi mempunyai lahan tapi lebih cocok mimilih Rumah Petak Atau Rumah Bertingkat.

Mendesain rumah petakan 2 lantai di lahan seluas 20 x 30 meter, rencananya akan dibuat berhadapan 2 bangunan masing-masing 2 lantai agar tidak terkesan kumuh. Atas bantuannya diucapkan terima kasih.

Bapak Tris yang saya hormati,

Tanahnya cukup lebar. Secara sederhana saya membagi 2 blok rumah petak. Di sisi kiri dan sisi kanan. Dengan tangga di tengah. Hingga akses sirkulasi manusia mudah. Juga akses keamanan jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan menjadi simple.

Mari perhatikan denah di bawah ini :

1

Konsepnya saya buat homy. Rumah petak namun menampung segenap aktivitas keluarga muda atau keluarga kecil. Dengan anak 1 atau 2 dan masih kecil-kecil jelas konsep ini dapat di akomodir.

Baca Juga :

Kamar tidur ada 2. Dengan ruang keluarga di tengah dan kamar mandi di depan. Hingga menciptakan area terbuka bagi dapur yang berfungsi sebagai ruang cuci – jemur sekaligus.

2

Untuk lantai 2 juga sama konsepnya. Tipikal saja. Hingga pola struktur nya mudah. Dengan musholla dan ruang cuci – jemur bersama di tengah membuat area komunikasi menjadi mudah. Silaturahim antar penghuni petakan tetap terjalin.

3

Kini kita lihat 3 dimensinya. Terlihat jelas apa yang saya konsepkan tadi. Agak tidak lazim memang. Tapi inilah usaha saya untuk tetap menjaga privasi masing-masing penghuni. Namun juga tetap membuat pemilik kos mampu membangun dalam jumlah yang banyak, hingga tetap untung. Karena volume per unitnya yang tidak besar.

4

Nah, ini potongan 3 dimensinya. Ada lubang kisi-kisi tempat hawa masuk. Hingga ruang cuci jemur dan dapur tidak pengap. Baik di lantai 2 maupun lantai 1. Dan kisi – kisi ini menjadi sumber sirkulasi utama tiap unit rumah petak. Karena ia juga mengakses kamar tidur dan ruang keluarga.