5 Jenis Rumah Tinggal

rumahawan.web.id – 5 Jenis Rumah Tinggal, Salah satu kebutuhan hidup manusia adalah rumah atau tempat tinggal.

Pada hakikatnya rumah berfungsi sebagai berlindung dari cuaca dan gangguan dari luar, tapi fungsi utamanya adalah untuk berkumpul bersama sanak saudara dan beserta keluarga.

Kali ini kita akan membahas tentang jenis-jenis rumah tinggal.

Baca juga : Jenis Rumah Ruko atau Rukan

1. Rumah Tinggal Tunggal (Detached)

Rumah tinggal tunggal atau yang sering disebut sebagai rumah terpisah merupakan rumah tinggal yang terpisah dari rumah lainnya atau berdiri sendiri. Rumah jenis ini biasanya hanya digunakan untuk satu keluarga saja dan jaraknya berjauhan antara rumah yang satu dengan rumah lainnya.

Yang termasuk ke dalam rumah jenis ini contohnya seperti villa, bungalow, mansion dan juga cottage. Rumah tinggal tunggal ini umumnya dibangun di atas tanah yang lebih luas dan biasanya dikeliliingi yard atau halaman yang luas pula. Ada juga rumah tunggal green house, nah anda bisa mengetahui cara membuat green house dengan sangat mudah.

2. Rumah Tinggal Koppel (Semi Detached)

Rumah tinggal kopel adalah rumah tinggal tunggal yang dipisah atau disekat oleh satu dinding dan ukurannya sama besar antara kanan dan kiri. Jika dilihat secara detail, jenis rumah ini akan terlihat seperti memiliki satu konsep desain padahal sebenarnya memang ada dua rumah.

Di negara kita sendiri, ada beberapa jenis bangunan yang memakai jenis rumah kopel ini. Contohnya bangunan peninggalan Belanda yang berada di perkebunan teh di Jawa Barat misalnya daerah Garut dan Bandung. Konsep rumah ini umumnya dibangun untuk menghemat lahan.

3. Rumah Tapak

Kenapa disebut rumah tapak? Karena bangunan rumah ini langsung menapak dengan tanah. Pada masa sebelumnya, jenis rumah tapak ini bangunannya terpisah antara rumah yang satu dengan rumah yang lain.

Namun, seiring berjalannya waktu dan harga tanahpun semakin mahal maka rumah tapak ini dibangun berdampingan bersama rumah yang lain. Artinya antara dinding rumah yang satu dengan lainnya bergandengan atau berderet. Tetapi dinding seperti itu rawan retak, oleh karena itu kenali penyebab dinding rumah retak struktur agar bisa menanganinya sedini mungkin.

4. Rumah Kota (Town House)

Rumah kota merupakan rumah gandeng yang dikenal sebagai apartemen horizontal dikarenakan bentuk bangunan rumah ini sama persis baik dari dalam maupun luarnya. Biasanya, di dalam komplek town house ini disediakan fasilitas umum seperti taman, minimarket, tempat ibadah, tempat olahraga dan fasilitas lainnya yang dapat digunakan oleh semua keluarga yang tinggal di komplek tersebut. Rumah kota ini menyuguhkan kenyamanan yang begitu tinggi.

5. Rumah Susun (Flat)

Jenis – jenis rumah tinggal berikutnya ialah rumah susun. Rumah susun (flat) dan disingkat menjadi rusun merupakan bangunan gedung yang dibangun secara bertingkat disebuah lingkungan yang bagian-bagiannya distrukturkan sesuai dengan fungsinya.

Rumah susun ini bisa dikategorikan sebagai apartemen sederhana. Untuk itu anda perlu mengetahui terlebih dahulu perbedaan rumah susun dan apartemen agar tidak salah dalam hal mengasumsikan.

Jenis rumah susun ini dibangun untuk memecahkan suatu permasalahan tentang kebutuhan hunian di daerah perkotaan yang jumlah penduduknya selalu meningkat dan cenderung padat. Sementara luas lahan tanah semakin terbatas. Karena itu, pembangunan rumah susun ini dapat menjadi solusi.